[REVIEW] FUNTAUSTIC FESTIVAL 2017 – WE’RE ALL AMAZING [Board Game Area]

Pengen lihat langsung suasana dan interaksi dalam acara FUNTAUSTIC FESTIVAL 2017? Langsung tonton aja video dibawah ini.

Pada 8-9 Juli 2017 telah diselenggarakan sebuah acara yang bertemakan FUNTAUSTIC FESTIVAL 2017 – WE’RE ALL AMAZING. Acara ini merupakan suatu sarana untuk berkumpul, berkonsultasi sekaligus sarana hiburan anak dan keluarga yang berkebutuhan khsusus dan autis. Dalam acara banyak sekali rangkaian kegiatan yang dilaksanakan diantaranya pameran lukisan, food area, talk show, band performance dari I’m Star Band, sambutan dari kementerian dan Pemda Jakarta.

Acara yang dikelola oleh AJ Entertainment ini diresmikan oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Peresmian ditandai dengan menggoreskan kuas cat pada hamparan kain kanvas. Acara ini diharapkan mampu menunjukkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus dan autis memiliki bakat yang luar biasa jika didukung oleh keluarganya.

 

Board Game Area

Pada acara Funtaustic Festival 2017, juga dimeriahkan dengan acara bermain board Bersama dan dongeng oleh Segara ID Games, Feiratouchi, Demeira Nusantara, Budaya Mandiri dan Rumah Baca Alif. Di Area Board Game banyak disediakan mainan-mainan unik diantaranya Bugs in the Kitchen, Don’t Wake Daddy, Balloon, Monza, Thin Ice, Rescue dan masih banyak lagi.

Mobil Merah Sitta dan Monza

Ada yang unik di board game area pada hari pertama. Kami kedatangan 2 orang anak luar biasa bernama Fahri dan Sitta. Sitta datang ke board game area dan menunjuk satu board game yakni Monza untuk dimainkan bersama. Di luar dugaan, Sitta mengeluarkan sesuatu dalam tas kecilnya untuk diperlihatkan kepada kami. Mobil Merah dengan merk Hotwheels pun dikeluarkan untuk dimainkan bersama board game Monza. Sitta ingin menggantikan token/pion Monza dengan mobil merah milihknya. Sitta sangat antusias untuk bermain Monza ditemani dengan mobil andalannya.

Perlahanan namun pasti mobil merahya menyalip satu demi satu mobil pemain lawan dengan urutan dadu yang disusunnya sendiri. Pada akhrinya Sitta berhasil mencapai garis akhir lebih dulu. Sitta pun tersenyum bangga seraya mengangkat mobilnya. Mobil Merahnya pun ia puji dan dicium sebagai ungkapan kemenangan.

Adik Kecil yang Kaget karena Daddy Bangun.

Ada hal unik lain yang ada pada Board Game area. Pada hari kedua kami kedatangan adik kecil nan lucu berambut pendek dan memakan dress garis belang hitam putih. Ia datang Bersama ibunya. Dengan malu namun mau ia mendekati board game area tempat kami menggelar mainan. Ia pun duduk dan memperhatikan kami bermain. Permainan yang ia coba pertama adalah Don’t Wake Daddy. Permainan ini menceritakan tentang beberapa anak kecil yang diam-diam pergi ke dapur untuk mengambil makanan di kulkas. Adik kecil ini pun diharuskan untuk menekan tombol alarm karena ia tidak memiliki kartu penangkal. Satu, dua dan tiga ternyata Daddy pun bangun mengagetkan semua pemain termsuk adik kecil dan ibunya. Tampa kraut muka kaget namun tetap lucu terlihat saat ia bermain. Ia pun senang dan tidak lagi malu-malu saat bermain.

Fahri dan Kegemarannya dalam Bermain

Satu lagi hal yang unik kami temukan dalam bermain yakni seorang anak bernama Fahri. Saat perkenalan ia sangat malu dan sedikit sekali berbicara. Kemudian kami ajak untuk bermain board game. Satu persatu satu fahri pun bermain board game diantaranya Monza, Don’t Wake daddy, Thin Ice, Domikado dan Bugs in the Kitchen. Lama kelamaan fahri mulai terbiasa dengan serunya interaksi dalam permainan. Senyum simpul sering terlihat dari mukanya. Tak jarang terlihat ia tertawa cukup lebar. Diakhir permainan kami coba untuk mengobrol dan mencari-cari topik yang ia sukai. Tak disangka Fahri sangat menggemari kegiatan bermain. Permainan yang sering ia dimainkan adalah permainan digital seperti counter strike, DOTA, Warcraft dan Point blank. Ia sangat paham betul tentang seluk permainan yang bergenre RPG itu. Fahri juga memiliki kegemaran menggambar dan berilustrasi. Ilustrasi buatannya sangat bagus dan punya potensi bagus jika dikembangkan. Ia punya mimpi, suatu saat ia ingin membuat game sendiri agar bisa dimainkan oleh orang lain dan membuat orang lain senang.

Ketertarikan dan Kekaguman

Acara ini merupakan gerbang kami untuk memperkenalkan secara luas tentang board game. Kami ingin membagi pengetahuan dan kebahagiaan bahwa board game itu menyenangkan. Bermain itu adalah sesuatu hal yang penting bagi masa pertumbuhan. Ada banyak orang yang berkunjung dengan rasa penasaran ke board game area. Mulai dari orang tua, kakak panitia, peserta acara, pemilik yayasan Pendidikan, komunitas, akademisi, bahkan Kak Seto pun kami ‘culik’ untuk sekedar melihat anak-anak bermain board game. Kak Seto sangat tertarik dan mengapresiasi kegiatan bermain board game. Menurut Kak Seto bermain itu penting untuk menyeimbangkan kemampuan anak dalam tumbuh kembang. Kami membuka luas jika ada orang-orang dengan semangat yang sama untuk menyebarkan semgant bermain dalam acara-acara sejenis.

Bermain adalah hak semua orang

Satu misi kami terpecahkan dalam acara ini yakni ikut meleburkan anak dan orang dalam kegiatan bermain. Kami mengajak orang tua untuk turut mendampingi bahkan berkompetisi bersama anaknya saat bermain board game. Kami turut senang ketika melihat ekspresi anaknya yang malu namun pasti kepada orang tuanya dalam menggerakkan pion permainan. Ada yang kaget dan memeluknya ibunya yang berada dibelakang. Ada yang ikut turun dalam bermain Jake and the Neverland. Ada juga orang tua yang menyemangati anaknya untuk berani dan tidak takut saat bermain Bugs in the Kitchen. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih telah berpartisipasi dalam menyebarluaskan semangat bermain.

Comments

comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *