[REVIEW] JENGA, Permainan yang Mengasah Kesabaran dan Ketelitian

Siapa yang tak kenal dengan jenis permainan ini. Pola permainan membongkar dan menyusun kembali potongan-potongan mainan hingga menjulang ke atas sudah sangat akrab di kehidupan permainan kita. Di beberapa negara Jenga memiliki nama yang beragam seperti : Balance Tower, Huojuva torni, Jinga, Timber, Torremoto, Tumble Tower dan masih banyak lagi.

Sahabat segara tau nggak perintis dari permainan ini pertama kali? Yap, Leslie Ann Scott adalah seorang perancang mainan dari kayu dan juga pendiri dari Oxford Games Ltd. Jenga pertama kali dipasarkan tahun 1983 di London Toy Fair.

Ada yang tahu arti dari kata Jenga? Jenga memiliki asal kata kujengka yang dalam Bahasa Swahili memiliki makna membangun. Jenga memiliki pola permainan menyusun 54 balok-balok yang terbuat dari kayu yang ukurannya sama. Secara bergiliran, setiap pemain diharuskan untuk mengambil satu balok di tingkat mana saja kecuali bagian paling atas lalu kemudian diletakkan di atas bangunan. Poin penting permainan ini setiap pemain hanya boleh menggunakan satu tangan saja dalam memindahkan balok.

Diakhir permainan, pemain yang menjatuhkan bangunan dianggap kalah dan biasanya peserta kalah diwajibkan untuk menyusun ulang bangunannya. Seru bukan? Jenga memiliki banyak sekali variasi permainan. Mau tau apa saja? Nantikan di postingan Segara selanjutnya ya (dyanrch)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to Top